Barcode telah menjadi alat yang sangat penting bagi bisnis di seluruh dunia. Barcode memungkinkan pelacakan produk, inventaris, dan pengiriman yang cepat dan akurat. Dari ritel hingga logistik, simbol-simbol ini memainkan peran penting dalam merampingkan operasi dan meningkatkan efisiensi. Di antara berbagai jenis barcode yang digunakan secara global, Kode Batang 2 dari 5 yang Disisipkan menonjol karena fleksibilitas dan efisiensinya dalam mengkodekan data numerik.
Sebelum kita menyelami detail tentang Kode Batang Interleaved 2 of 5, mengapa tidak mencoba membuatnya sendiri? Gunakan Generator Kode Batang Interleaved 2 of 5 di bawah ini untuk membuat kode batang.
Generator Kode Batang 2 dari 5 yang Disisipkan
1. Apa itu Barcode Interleaved 2 of 5?
Barcode Interleaved 2 of 5 (ITF) adalah hanya numerik barcode linier yang dikembangkan pada tahun 1972. Kode ini mengkodekan data dengan menggunakan kombinasi batang dan spasi, sehingga memungkinkan untuk menyimpan lebih banyak informasi dibandingkan dengan banyak barcode lainnya seperti Kode 39, sekaligus menempati lebih sedikit ruang. Hal ini membuatnya sangat berharga di lingkungan yang memiliki ruang terbatas, seperti manajemen gudang, pelacakan inventaris, dan logistik pengiriman.
1.1 Definisi dan Fitur Utama
Itu Disisipkan 2 dari 5 (ITF) barcode adalah barcode numerik kepadatan tinggi yang dirancang untuk mengkodekan digit genap dan ganjil secara berpasangan, menawarkan representasi data yang lebih ringkas. Barcode ITF mengkodekan pasangan digit menjadi satu simbol tunggal, dengan setiap pasangan diwakili oleh lima garis (dua lebar dan tiga sempit). Disebut "interleaved" karena digit dikodekan secara bergantian antara garis dan spasi. Jika jumlah digitnya ganjil, angka nol di depan ditambahkan untuk menyeimbangkan digit.
Salah satu karakteristik yang menentukan dari kode batang Interleaved 2 of 5 adalah kemampuannya untuk mengodekan hanya angka—mulai dari 0 hingga 9. Keterbatasan ini membuatnya berbeda dari kode batang lain seperti Code 39, yang dapat mengodekan angka dan huruf. Meskipun hal ini membatasi jenis data yang dapat direpresentasikannya, Interleaved 2 of 5 sangat efisien untuk lingkungan yang hanya memerlukan data numerik, terutama dalam aplikasi seperti manajemen inventaris dan logistik.
1.2 Cara Kerja Interleaved 2 of 5
Mekanisme di balik Disisipkan 2 dari 5 Kode batang melibatkan pengkodean pasangan digit menggunakan serangkaian garis dan spasi. Setiap pasangan digit dikodekan menggunakan serangkaian garis lebar dan sempit. Digit genap dan ganjil dari pasangan tersebut disisipkan dalam format ini, yang meningkatkan kepadatan data.
Misalnya saja angka 42 direpresentasikan dalam kode batang sebagai kombinasi batang lebar dan sempit yang mewakili 4 Dan 2 dalam urutan tertentu. Formatnya cukup ringkas dibandingkan dengan kode batang lain, yang berarti lebih banyak digit dapat dimuat dalam ruang yang lebih kecil, sehingga ideal untuk digunakan dalam aplikasi yang ruangnya terbatas.
Keuntungan utama sistem ini adalah, karena sangat efisien, sistem dapat dipindai dengan cepat bahkan ketika dicetak dalam ukuran kecil, selama peralatan pencetakan dan pemindaiannya berkualitas tinggi.
1.3 Struktur Barcode ITF
Kode batang ITF memiliki struktur khusus yang meliputi:
a. Zona Tenang Terkemuka
- Definisi: Ruang kosong sebelum kode batang.
- Tujuan: Membantu pemindai membedakan kode batang dari teks atau grafik di sekitarnya. Lebarnya harus minimal 10 kali lebar bilah tersempit.
b. Pola Awal
- Struktur: Urutan tertentu dari palang dan spasi sempit (palang sempit, spasi sempit, palang sempit, spasi sempit).
- Tujuan: Menandai awal kode batang, memberi tahu pemindai untuk mulai mendekode data.
c. Karakter Data
- Definisi: Mengkodekan data numerik sesungguhnya menggunakan pasangan digit.
- Digit Cek Opsional: Digit opsional ditambahkan untuk mendeteksi kesalahan.
- Tujuan: Mewakili data yang akan dipindai dan dibaca.
d. Pola Berhenti
- Struktur: Palang yang lebar, diikuti oleh ruang sempit, lalu palang yang sempit.
- Tujuan: Menandakan akhir kode batang, yang memungkinkan pemindai berhenti membaca.
e. Zona Tenang Tertinggal
- Definisi: Ruang kosong setelah kode batang.
- Tujuan: Memastikan kode batang dikenali dengan benar dan tidak salah dibaca oleh pemindai.
Elemen-elemen ini bekerja sama untuk memastikan bahwa kode batang dipindai dan ditafsirkan secara akurat.
2. Aplikasi Barcode Interleaved 2 of 5
Barcode ITF adalah digunakan secara luas dalam industri yang membutuhkan pengambilan data yang akurat dan cepat serta keterbatasan ruang. Beberapa aplikasi yang paling umum meliputi:
- Pergudangan dan Manajemen Inventaris: Barcode ITF ideal untuk kontrol inventaris, pelacakan palet, dan identifikasi produk di gudang. Barcode ini dapat memperbarui tingkat stok dan melacak pengiriman dengan cepat.
- Logistik dan Pengiriman: Kode batang ini digunakan untuk melacak paket dan parsel saat bergerak melalui rantai pasokan. Kode batang ini juga digunakan dalam sistem penyortiran otomatis.
- Manufaktur: Kode batang ITF digunakan untuk melacak produk jadi, bahan, dan komponen selama proses manufaktur, membantu penghitungan inventaris dan kontrol kualitas.
- Pelayanan kesehatan: Dalam bidang medis, kode batang ITF membantu melacak persediaan medis, obat-obatan, dan peralatan. Kode batang ini juga digunakan untuk identifikasi pasien dan manajemen rekam medis.
- Pengecer: Meskipun kurang umum dibandingkan kode UPC, kode batang ITF digunakan di lingkungan ritel tertentu untuk pelabelan produk yang hanya memerlukan data numerik, seperti kemasan atau produk industri tertentu.
3. Kelebihan dan Keterbatasan Interleaved 2 of 5
3.1 Keuntungan
Pengkodean Data yang Efisien:
Salah satu keuntungan terbesar dari Disisipkan 2 dari 5 barcode adalah sistem pengkodeannya yang efisien. Karena mengkodekan dua digit dalam satu simbol, barcode dapat menyimpan lebih banyak informasi dalam ruang yang lebih sedikit dibandingkan dengan barcode numerik lainnya. Fitur ini membuatnya sempurna untuk industri dengan persyaratan pelabelan berdensitas tinggi.
Efisiensi dan Kecepatan Ruang:
Di lingkungan di mana label berukuran kecil dan harus muat di ruang sempit—seperti pada kemasan produk atau barang inventaris kecil— Disisipkan 2 dari 5 Barcode menawarkan keuntungan yang signifikan dalam hal penghematan ruang. Selain itu, karena desainnya, barcode juga dapat dibaca dengan sangat cepat oleh pemindai barcode, yang merupakan faktor penting dalam lingkungan seperti gudang dan pusat distribusi.
Keterbacaan dan Keandalan:
Keuntungan lain dari Disisipkan 2 dari 5 Keunggulan barcode adalah tingkat keandalannya yang tinggi. Barcode relatif kebal terhadap kesalahan yang disebabkan oleh ketidaksejajaran selama pemindaian, yang membuatnya lebih dapat diandalkan dalam situasi nyata. Pemindai dapat membaca barcode secara akurat bahkan jika label yang dicetak sedikit rusak atau aus, menawarkan tingkat ketahanan yang tidak terlihat pada semua jenis barcode.
3.2 Keterbatasan
Batasan Ukuran dan Keterbacaan:
Meskipun Interleaved 2 of 5 hemat ruang, sifatnya yang ringkas juga dapat menjadi keterbatasan. Misalnya, jika kode batang dicetak terlalu kecil atau beresolusi rendah, kode batang tersebut dapat menjadi tidak terbaca atau sulit dipindai. Pertimbangan yang cermat diperlukan saat mencetak kode batang ini pada barang-barang kecil.
Terbatas pada Data Numerik:
Keterbatasan utama format Interleaved 2 of 5 adalah format ini hanya dapat mengodekan data numerik. Tidak seperti kode batang alfanumerik seperti Code 39, Interleaved 2 of 5 tidak dapat mengodekan huruf atau karakter khusus, sehingga tidak cocok untuk aplikasi yang memerlukan data alfanumerik.
3.3 Perbandingan dengan Format Barcode Lainnya
Sisipan 2 dari 5 vs Kode 39:
Kode 39 adalah kode batang alfanumerik populer yang dapat mengkodekan huruf dan angka. Namun, dibandingkan dengan Disisipkan 2 dari 5, hal ini membutuhkan lebih banyak ruang dan kurang efisien untuk data numerik saja. Jika bisnis Anda memerlukan kode batang numerik saja dan efisiensi ruang menjadi perhatian, Disisipkan 2 dari 5 mungkin merupakan pilihan yang lebih baik.
Interleaved 2 dari 5 vs UPC:
UPC barcode sering digunakan di lingkungan ritel untuk memindai harga produk di kasir. Tidak seperti Disisipkan 2 dari 5, yang terutama digunakan untuk manajemen inventaris internal dan logistik, UPC Kode lebih cocok untuk aplikasi yang menghadap publik, karena dirancang untuk menampung data dalam jumlah terbatas (hanya nomor ID produk).
4. Cara Membuat dan Mencetak Barcode 2 dari 5 yang Disisipkan
Pembuatan kode batang ITF yang dapat dipindai memerlukan kepatuhan terhadap aturan khusus standar desainMengikuti panduan ini memastikan kode batang dapat dibaca oleh pemindai, bahkan dalam kondisi yang sulit.
- Tinggi Batang: Tinggi palang minimum harus 32mm (1,25 inci) untuk pemindaian otomatis dan 13 mm (0,5 inci) untuk aplikasi lain. Untuk hasil terbaik, 32 mm direkomendasikan.
- Dimensi X (Lebar Batang): Lebar batang terkecil pada kode batang (dimensi X) harus berada di antara:
– 0,495mm – 1,02mm (untuk pemindaian otomatis).
– 0,250mm – 0,495mm (untuk pemindaian non-otomatis). - Rasio Lebar Batang: Rasio antara batang sempit dan lebar harus berada di antara 2,25:1 hingga 3:1Penyimpangan dari rasio ini dapat mengakibatkan kesalahan pemindaian.
- Zona Tenang: Zona tenang (ruang kosong) yang memadai sebelum dan sesudah kode batang sangatlah penting. Ruang tersebut harus setidaknya 2,5 mm untuk memastikan pemindaian yang akurat.
- Batang Pembawa (opsional): Ini adalah batang tambahan yang ditempatkan di sekitar kode batang, yang membantu menstabilkan kode batang saat dicetak pada bahan fleksibel (seperti karton bergelombang) dan meningkatkan akurasi pemindaian pada sudut curam.
Barcode ITF mudah dibuat menggunakan generator kode batang online, perangkat lunak kode batang (seperti Pelayan Bar), atau pustaka dalam bahasa pemrograman seperti Python atau JavaCukup masukkan data numerik yang terkait dengan produk Anda, dan generator akan membuat kode batang.
Tips Mencetak:

Contoh yang salah
- Kontras Warna: Gunakan warna kontras tinggi—biasanya hitam di atas putih—untuk memastikan kode batang dapat dipindai dengan baik. Hindari penggunaan warna seperti merah atau oranye, karena dapat mengganggu keterbacaan.
- Kualitas Cetak: Pastikan hasil cetak berkualitas tinggi (minimal 300 DPI) untuk mencegah gambar kabur atau bernoda. Hasil cetak berkualitas rendah dapat menyebabkan kesalahan pemindaian.
- Uji Coba: Selalu lakukan uji coba pada kode batang cetak untuk memeriksa apakah kode batang tersebut dapat dipindai dalam kondisi yang berbeda (misalnya, sinar matahari yang terang atau lingkungan dengan cahaya redup).
- Printer Termal: Menggunakan printer termal dapat meningkatkan presisi dan mengurangi biaya tinta atau toner. Printer ini lebih cepat dan lebih tahan lama untuk penggunaan jangka panjang.
Pertanyaan Umum (FAQ)
A. Apa perbedaan utama antara Interleaved 2 of 5 dan barcode lainnya?
Interleaved 2 dari 5 didesain khusus untuk mengodekan data numerik, menawarkan solusi yang ringkas dan hemat ruang, sedangkan kode batang lainnya seperti Kode 39 dapat mengodekan angka dan huruf, dan mungkin memakan lebih banyak ruang.
B. Bisakah Interleaved 2 dari 5 digunakan untuk data non-numerik?
Tidak, kode batang yang disisipkan 2 dari 5 hanya untuk data numerik.
C. Apakah Interleaved 2 dari 5 cocok untuk label produk kecil?
Ya, tetapi kode batang perlu dicetak pada ukuran dan resolusi yang benar untuk memastikannya tetap dapat dipindai.
D. Bagaimana cara membaca kode batang Interleaved 2 of 5 dengan pemindai?
Anda hanya memerlukan pemindai kode batang yang dikonfigurasi untuk membaca Interleaved 2 dari 5. Sebagian besar pemindai modern dapat menangani format ini.
E. Industri apa yang biasanya menggunakan kode batang Interleaved 2 of 5?
Industri seperti ritel, manufaktur, logistik, dan perawatan kesehatan umumnya menggunakan Interleaved 2 dari 5 untuk melacak produk, pengiriman, dan peralatan medis.
Tentang Penulis: Leo
Kepala Inovasi Produk, berbagi wawasan ahli tentang solusi pencetakan kode batang, membantu bisnis menemukan produk yang andal dan hemat biaya.
beberapa artikel terkait
Kode QR (Kode Respons Cepat) pada dasarnya adalah kode batang dua dimensi yang dapat menyimpan informasi—seperti [...]
Kode 49 adalah kode batang bertumpuk kepadatan tinggi (menggabungkan satu dimensi dan dua dimensi) awal yang dikembangkan oleh Intermec [...]
Kode batang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, mengubah cara bisnis mengelola data, [...]